Patung Hitler di Yogyakarta Hebohkan Dunia 🔥

Tentu hal tersebut dikarenakan keinginan Hitler melakukan balas dendam terhadap sekutu yang membuat Jerman kalah dalam perang dunia pertama. Bagi Hitler yang kala itu masih berpangat kopral dan mendapat tugas untuk mengirimkan surat selama perang. Kekalahan yang dialami oleh Jerman adalah hal yang sangat tidak logis.

Hitler yang sejak muda mengagumi bangsa Jerman kemudian memutuskan diri untuk bergabung dengan pasukan Jerman dalam perang dunia pertama. Keinginan tersebut salah satunya dikarenakan Hitler tidak mempunyai pekerjaan tetap. Meskipun sebab utamanya adalah karena dia ingin menjadi pelukis, namun ditolak.

Hitler yang menjadi pengangguran dikala itu, mulaia merasa benci dengan bangsa Yahudi yang banyak menguasai sektor perekonomian di Eropa. Padahal pada dasarnya semua manusia bisa kaya sesuai dengan usaha dan kerja kerasnya. Kebencian Hitler terhadap kaum Yahudi semakin bertambah besar dengan adanya hasutan yang dilakukan oleh orang terhadap dirinya.

Kebencian Hitler terhadap kaum Yahudi dilampiaskan dalam perang dunia kedua. Ketika ia menjadi fuhrer (kanselir dan pemimpin Jerman). Ia kemudian mengirim orang Yahudi ke kamp-kamp konsentrasi. Sehingga menyebabkan terjadinya peristiwa holocaust yang selalu dikenang sepanjang sejarah.

Belakangan ini publik dikejutkan dengan adanya patung lilin Adolf Hitler di sebuah museum di Jogja. Sontak patung ini memicu kemarahan media internasional dan mendapat protes dari organisasi Yahudi di Amerika Serikat.

Patung Hitler tersebut berdiri dengan latar belakang gambar kamp konsentrasi yang berada di Auschwitz. Patung yang berada di museum De MATA De ARCA ini banyak dijadikan sebagai objek selfie oleh para pengunjung. Termasuk anak-anak yang mengambil gambar di samping patung Hitler tersebut.

Keberadaan patung Hitler tersebut kemudian dihilangkan setelah pihak museum mendapat protes dari banyak pihak. Terutama dari organisasi Yahudi dari Amerika Serikat dan pecinta hak asasi manusia internasional. Sebagaimana yang diberitakan oleh Sindo. Patung Hitler merupakan satu dari sekitar 80 tokoh dunia yang dipamerkan di museum tersebut. Patung yang terbuat dari bahan lilin tersebut kemudian tidak ditampilkan kembali.

Baca Sumbernya